Kegiatan Patroli Keamanan Sekolah
  • Jumat, 08 Januari 2016 - 23:16:22 WIB
1. Sejarah Patroli Keamanan Sekolah Di Indonesia

Didasarkan oleh rasa memiliki terhadap sekolah didalam menjaga ketertiban dan keamanann nya, maka para pelajar mewujudkan hal tersebut kedalam suatu wadah organisasi guna mempermudah pengkoodinasiannya. Untuk itulah maka pada tanggal 5 mei 1975 dibentuklah suatu wadah yang bernama Polisi Keamanan Sekolah . Pada saat itulah ruang lingkup tugas yang diemban Polisi Keamanan Sekolah masih sempit, yaitu hanya sebatas menjaga keamanan sekolah dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh siswa tersebut. Untuk memperluas ruang lingkup dari tugas Polisi Keamanan Sekolah, maka pada tanggal 5 juni 1975 Polisi Keamanan Sekolah diganti namanya dengan Patroli Keamanan Sekolah dengan persetujuan dari Bapak Letkol. Anton Sudjarwo. Ruang lingkup dari Patroli Keamanan Sekolah mengalami peluasan dan penyempitan. Tugas disempitkan dalam bidang keamanan, Dimana tugas yang diemban Patroli Keamanan Sekolah hanya sebagai pengawas atau pemantau dari tindakan-tindakan negative yang terjadi di sekolah untuk selanjutnya dilaporkan kepada pihak guru. Sedangkan perluasannya yaitu pada bidang kelalulintasan, dimana seluruh anggota Patroli Keamanan Sekolah wajib mengetahui peraturan-peraturan kelalulintasan.

2. Sejarah Patroli Keamanan Sekolah

Nama Batalyon Patroli Keamanan Sekolah adalah Donny Suryanto. Donnya Suryanto adalah PKS teladan yang meninggal dunia setelah melaksanakan tugas ke-PKSan, dan untuk mengenang namanya pada tanggal 7 Februari 1987 diresmikan dengan nama Donny suryanto.

Di Suryalaya PKS di bentuk pada tanggal 7 november 1985.

3. Pengertian Umum Tentang PKS

PKS adalah singkatan dari Patroli Keamanan Sekolah jika kita mendengar kata Patroli, tentunya kita teringat tugas-tugas pengawasan daerah sesuai dengan perincian tugas yang dibebankannya, Misalnya Patroli Jalan Raya (PJR) adalah patroli Polisi Lalu Lintas yang tugasnya mengadakan pengawasan keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas sepanjang jalan tersebut. Begitu pula PKS tidak jauh beda tugasnya dengan PJR tetapi yang membedakannya adalah ruang lingkup tugasnya, PJR bertugas disepanjang jalan raya sedangkan PKS di lingkungan sekolah serta jalan menuju ke sekolah.

  • PKS adalah suatu organisasi yang merupakan wadah partisipasi para pelajar (SLTP/SLTA) yang berminat di bidang kelalu lintasan di bawah naungan kepolisian
  • Organisasi adalah sekelompok orang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling bekerja sama untuk mencapai mufakat
  • 4. Mengapa Perlu Dibentuk PKS ?

    Sebagai upaya menanamkan kesadaran hukum dan peraturan-peraturan lalu lintas sedini mungkin kepada para remaja umumnya dan pelajar pada khususnya, sehingga kelak dikemudian hari akan menjadi generasi yang telah memiliki disiplin dan sopan santun lalu lintas, selanjutnya mengamalkan serta melaksanakan sebagai pamakai jalan yang baik.

    Oleh karena itu masalah lalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama termasuk pelajar, maka sebagai rasa tanggung jawab para pendidik dan petugas dibidang lalu lintas menganggap perlu membentuk suatu wadah untuk menampung kegiatan para pelajar dan pemakai jalan disekitar sekolah masing-masing dan wadah tersebut adalah Patroli Keamanan Sekolah .

    5. Siapa Saja dan Apa Persyaratan Untuk Menjadi Anggota PKS?

    Anggota PKS angkatan pertama terdiri dari pelajar SLTP tingkat 2 atau kelas 2 dan kelas satu yang terpilih oleh guru atau Pembina, untuk PKS sekarang siapa saja bisa jadi anggota PKS

    asalkan siap untuk memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut :

    1. Berbadan sehat dan tidak cacat
    2. Berhasrat tebal dan sanggup menjadi anggota PKS yang baik
    3. Dipilih oleh guru/Pembina/wali kelas
    4. Mendaptkan izin dari orang tua
    5. Bersedia mengikuti berbagai jenis pendidikan PKS
    6. Dengan sukarela dan tidak mengajukan tuntunan ketentuan yang telah ditetapkan

    6. Apakah Manfaat Menjadi Anggota PKS?

    Menjadi anggota PKS adalah sangat bermanfaat khususnya bagi diri pribadi maupun bagi masyarakat pemakai jalan pada umumya. Keuntungan pribadi sudah sngat jelas sekali, bahwa anggota PKS akan mendapatkan pengalaman dan dapat berbakti terhadap para pemakai jalan.

    Orang-orang yang menjadi pemimpin yang baik pada umumnya terdiri dari mereka yang pada waktu mudanya sudah belajar berorganisasi dan bersosial antara lain organisasi itu adalah PKS.

    Keuntungan lainnya Sebagai upaya menanamkan kesadaran hukum dan peraturan-peraturan lalu lintas sedini mungkin kepada para remaja umumnya dan pelajar pada khususnya, sehingga kelak dikemudian hari aakam menjadi generasi yang telah memiliki disiplin dan sopan santun lalu lintas, selanjutnya mengamalkan serta melaksanakan sebagai pamakai jalan yang baik.

    Keuntungan bagi masyarakat telah jelas pula bahwa telah mempunyai putra-putri yang pada waktu sekolahnya telah belajar kpemimpinan, masyarakat yang baik adalah masyarakat yang anggotanya terdiri dari manusia-manusia yang memiliki tanggung jawab sosial serta kecerdasan dalam membina keutuhan sesama tetangga.

    Oleh karena itu masalah lalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama termasuk pelajar, maka sebagai rasa tanggung jawab para pendidik dan petugas dibidang lalu lintas menganggap perlu membentuk suatu wadah untuk meanampung kegiatan para pelajar dan pemakai jalan disekitar sekolah masing-masing dan wadah tersebut adalah Patroli Keamanan Sekolah .

    7. Tanda Syahnya Sebagai Anggota PKS

    Setelah melewati masa pendidikan minimal 12 kali masa latihan (3 bulan). Para siswa yang dinyatakan lulus akan dilantik oleh inspektur upacara pada saat penutupan yang dimaksud inspektur upacara adalah bapak Gubernur atau Kapolda atau yang mewakili. Pada waktu pelantikan setelah salah satu dari peserta didik mendapatkan penyematan tanda PKS (Lencana) dan diterimanya kelengkapan lainnya serta piagam tanda lulus maka semua anggota yang mengikuti kegiatan pendidikan telah syah menjadi anggota PKS. Keanggotaan ini akan batal atau berakhir pada waktu yang bersangkutan telah pindah kelain daerah atau telah lulus dari sekolahnya dan melanjutkan kejengjang yang lebih tinggi.

    8. Tugas PKS

    Tugas PKS adalah mengatur lalu lintas silingkungan sekolah dan lingkungan sekitar sekolah, terutama pada saat menyebrangkan siswa-siswi yang akan menuju kesekolah maupun yang akan meninggalkan sekolah. PKS juga dapat bertugas ditempat-tempat lain yang sedang melaksanakan kegiatan sekolah, umpamanya pada saat kegiatan Porseni, menyambut perayaan hari-hari besar dan kegiatan lainnya. Walaupun semata-mata PKS bertugas untuk kawan-kawan se-sekolahnya, dibenarkan juga kalau mereka melaksanakan tugasnya terhadap pemakai jalan lain, seperti menyebrangkan siswa-siswi dari sekolah lain. Orang lanjut usia atau siapa saja yang ada di tempat itu dan memerlukan pertolongan, bahkan anggota PKS pun bisa membantu tugas para Polisi yang ada dijalan.

    9. Janji Patroli Keamanan Sekolah
    Kami anggota Patroli Keamanan Sekolah berjanji :

    1. Akan menjungjung tinggi serta setia kepada Pancasila dan Undang-Undang dasar 1945.
    2. Akan menjungjung tinggi harkat dan martabat Patroli Kemanan Sekolah
    3. Dengan rasa sukarela akan berbakti kepada para pelajar pada khususnya dan masyarakat pemakai jalan pada umumnya.
    4. Akan bekerja dengan penuh berdisiplin serta tekun sehinga keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas akan benar-benar terwujud.

    10. MOTO Patroli Keamanan Sekolah
    A. Sopan di rumah Artinya seorang anggota Patroli Keamanan Sekolah harus menghormati orang tua, kakak dan menyayangi adik serta anggota keluarga lainnya.
    B. Sopan di Jalan Artinya seorang anggota Patroli Keamanan Sekolah harus mematuhiperaturan lalu lintas dan menghormati para pemakai jalan .
    C. Sopan di sekolah Artinya seorang anggota Patroli Keamanan Sekolah harus mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru, kakak kelas dan menyayangi adik kelas. – Dalam lalu lintas tidak ada yang lebih indah selain kesjasama untuk kepentingan bersama. – Sebaik-baik peraturan akan mencapai sasaran atau tidak tergantung pada orang-orang yang menjalankannya.

    11. Hal-Hal Penting Bagi Anggota PKS
    A. Panca Tertib PKS
    1. Pakaian harus lengkap dan rapih
    2. Mengikuti latihan secara rutin dan penuh tanggung jawab
    3. Menjaga nama baik Corps dan almamater PKS serta sekolah
    4. Bila Masuk ruangan pertemuan harus tegak serta ada izin
    5. Tidak boleh keluar ruangan sebelum ada perintah

    B. Lima Hal Penting Bagi Anggota PKS
    1. Disiplin waktu
    2. Disiplin berpakaian
    3. Disiplin kelengkapan
    4. Disiplin corps
    5. Disiplin latihan

    12. Apakah yang dimaksud dengan Petugas Umum ?

    Petugas umum adalah orang yang tugasnya melayani kepentingan umum. Kepentingan umum ini bermacam-macam, meliputi semua hal yang bersangkutan dengan urusan masing-masing. Petugas lalu lintas bertugas melayani para pemakai jalan agar dapat aman, tertib dan lancar. PKS termasuk petugas lalu lintas jadi tergolong dalam kelompok petugas umum.

    13. Syarat-Syarat Setiap Petugas Umum
    A. Sopan.
    B. Berpakaian bersih dan rapih.
    C. Simpatik dalam sikap dan tata bahasa.
    D. Jujur dan tekun.
    E. Teliti dan pasti.
    F. Cepat dan tepat.
    G. Berpengetahuan luas di berbagai bidang.
    H. Humoristis dalam menanggulangi persoalan.
    I. Luwes dalam menanggulangi masalah.
    J. Jangan puas dengan apa yang telah dicapai pada waktu ini.

    14. Ciri Anggota PKS
    A. Tegap
    B. Tegas
    C. Jelas
    D. Santun

    15. Pengertian Peraturan Lalu Lintas

    Ialah suatu usaha untuk menertibkan dan melancarkan di jalan umum supaya lalu lintas tersebut dapat lancar dengan menggunakan tehnik tangan atau alat-alat pembantu sebagai tanda isyarat kapan dan bagaimana lalu lintas itu dapat bergerak, berhenti, dsb.

    16. Arti lalu lintas
    Ialah gerak pindah barang atau orang dari suatu tempat ke tempat lain baik dengan maupun tanpa alat penggerak.

    17. TURJAWALI
    Turjawali = pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli lalu lintas
    Tata caranya adalah :
    A. Gerakan Tangan
    B. Isyarat dengan Lampu
    C. Isyarat dengan Sempritan atau 3 bunyi pluit

    Gerakan Tangan ada 12 macam
    A. Stop semua jurusan/arah
    B. Stop jurusan/arah tertentu
    C. Stop depan
    D. Stop belakang
    E. Stop depan dan belakang
    F. Jalan kanan
    G. Jalan Kiri
    H. Jalan kanan dan kiri
    I. Percepat kanan
    J. Percepat kiri
    K. Perlambat kanan
    L. Perlambat kiri
    Isyarat dengan Lampu ada 3 macam
    A. Merah tanda berhenti/stop.
    B. Kuning tanda siap-siap atau peringatan.
    C. Hijau tanda boleh berjalan. *Kuning berkedip-kedip tanda boleh jalan asalkan hati-hati
    Isyarat dengan Sempritan atau Pluit ada 3 macam
    A. Tiupan pluit satu kali panjang tandanya berhenti/stop
    B. Tiupan dua kali pendek tanda jalan
    C. Tiupan tiga kali atau lebih tanda peringatan/perhatian

    18. Rambu-rambu Lalu Lintas ada 3 macam
    A. Rambu-rambu yang menunjukkan tanda bahaya
    B. Rambu-rambu yang menunjukkan tanda larangan,aman
    C. Rambu-rambu yang memberikan petunjuk

    19. Dasar Tindakan Lalu Lintas
    Dasar tindakan lalu lintas berpegang pada UUL dan Angkutan Jalan Raya, pada tanggal 1 april 1965

    20. Tujuan Pengaturan Lalu Lintas
    A. Aman, lancar, effisien
    B. Terpeliharanya jalan – jalan dan jembatan
    C. Terselenggaranya pengangkutan barang – barang secara ekonomis

    21. Masalah Lalu Lintas
    Masalah yang dihadapi lalu lintas, diantaranya:
    Kepadatan, kemacetan, pelanggaran, kecelakaan lalu lintas

    22. Usaha – Usaha Dasar Tiga “E”
    A. Trafik Enggenering ( Tekhnik Lalu Lintas )
    B. Trafik Education ( Pengetahuan Lalu Lintas )
    C. Trafik Emporcement ( Penegakan Hukum Lalu Lintas )

    23. DLLAJR

    DLLAJR = Dinas Lalu Lintas Angkatan Jalan Raya

    DLLAJR tugasnya adalah membina secara tekhnik administrasi lalu lintas dan angkutan jalan raya

    24. Tilang
    Tilang adalah bukti pelanggaran lalu lintas tertentu.
    Formulir tilang ada 5 macam, diantaranya :
    A. Lembar Warna Merah, untuk Pelanggaran
    B. Lembar Warna Biru, untuk Pelanggaran
    C. Lembar Warna Kuning, untuk Polisi
    D. Lembar Warna Hijau, untuk Pengadilan
    E. Lembar Warna Putih, untuk Kejaksaan

    25. Usaha Penanggulangan Kecelakaan
    A. Penegakan hukum
    B. Pendidikan masyarakat tentang lalu lintas
    C. SIM ( surat izin mengemudi )

    26. Faktor – Faktor Kecelakaan
    A. Manusia
    B. Alam
    C. Kendaraan
    D. Jalan

    27. Maksud Pemeriksaan Lalu Lintas
    A. Untuk mengumpulkan data
    B. Untuk menghukum para pelanggar LL
    C. Memberi penerangan dalam pendidikan pada masyarakat umum, dan pelajara khususnya

    28. Tujuan Pemeriksaan Lalu Lintas
    A. Untuk menjamin bahwa faktor yang di peroleh dapat di gunakan untuk menyusun perogram pencegahan, dan pengadilan kecelakaan LL
    B. Sedapat mungkin dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab dalam kecelakaan LL

    29. Garis – Garis Lalu Lintas
     Dua Garis Putih Tidak Terputus – Putus mengisyaratkan bahwa anda / kita harus jalan di sebelah kiri garis itu dan tidak boleh mendahului kendaraan lain
     Garis Putih Terputus – putus mengisyaratkan bahwa anda / kita di haruskan jalan di sebelah kiri garis itu dan apabila jalan dihadapan kosong ( tidak ada kendaraan lain ) maka anda boleh memotong dengan nyalip jalan tsb.

    30. Kecelakaan Lalu Lintas

    Ialah kejadian akhir dari pada serangkaian peristiwa LL di jalan, berupa kejahatan ataupun pelanggaran, yang mengakibatkan kerugian jiwa, maupun harta benda

    31. Rambu – Rambu Lalu Lintas
    Ialah salah satu alat dari alat pengaturan LL untuk para pemakai jalan sampai ke tempat tujuan

    32. Jalan
    A. Kelas – Kelas Jalan
    1) Jalan Kelas I = 7000 Km
    2) Jalan Kelas II = 5000 Km
    3) Jalan Kelas III = 3500 Km
    4) Jalan Kelas IIIa = 2750 Km
    5) Jalan Kelas IV = 2000 Km
    6) Jalan Kelas V = 1500 Km

    B. Jalan Menurut Setatus-Nya
    1) Jalan Negara panjangnya 11.818 Km
    2) Jalan Provinsi panjangnya 34. 180 Km
    3) Jalan Kabupaten panjangnya 23. 180 Km

    C. Jalan Menurut Fungsi-Nya
    1) Jalan Arteri panjangnya 12. 294 Km
    2) Jalan Kolector panjangnya 26. 970 Km
    3) Jalan Local panjangnya 80. 260 Km

    D. Jalan Menurut Kondisinya
    1) Jalan Nasional, beraspal = 75%, berkerikil = 23%, tanah + 2%
    2) Jalan Provinsi, beraspal = 55%, berkerikil = 23%, tanah + 22%
    3) Jalan Kabupaten, beraspal = 33%, berkerikil = 28%, tanah + 39%

    33. Marka – Marka Jalan

    Ialah tanda – tanda lalu lintas yang di gambar lain – lain alat, pada permukaan jalan yang memberikan petunjuk kepada pemakai jalan

    34. Kendaraan
     Kendaraan Umum, adalah setiap kendaraan yang biasanya di pergunakan oleh umum dengan di pungut bayaran
     Mobil Penumpang, adalah setiap kendaraan bermotor yang semata – mata di lengkapi 8 tempat duduk tidak termasuk pengemudinya
     Mobil Barang, adalah kendaraan bermotor selain dari mobil penumpang dan bis dan selain kendaraan bermotor beroda dua
     Mobil Bis, adalah setiap kendaraan bermotor yang di lengkapi dengan 8 tempat duduk, tidak termasuk pengemudinya, baik dengan/tanpa bagasi
     Gerobak, adalah gerakan yang di gerakan dengan tenaga hewan atau pun barang
     Kereta, adalah kendaraan yang di gerakan dengan tenaga hewan / mesin
     Muatan Sumbu, adalah jumlah tekanan kendaraan roda – roda pada suatu sumbu yang menekan pada jalan

    35. Laju Kendaraan
    A. Laju kendaraan yang menubruk 75 km/jam, tinggi tempat (akibat kejatuhan) = 2,4m
    B. Laju kendaraan yang menubruk 50 km/jam, tinggi tempat (akibat kejatuhan) = 9,8m
    C. Laju kendaraan yang menubruk 75 km/jam, tinggi tempat (akibat kejatuhan) = + 2m
    D. Laju kendaraan yang menubruk 1000 km/jam, tinggi tempat (akibat kejatuhan)
    = 39,4 m
    E. Laju kendaraan yang menubruk 125 km/jam, tinggi tempat (akibat kejatuhan)
    = + 61,3m
    F. Laju kendaraan yang menubruk 150 km/jam, tinggi tempat (akibat kejatuhan)
    = 88,2 m

    36. Jarak kendaraan
     120 m untuk kecepatan 120 km/jam
     100 m untuk kecepatan 100 km/jam
     80 m untuk kecepatan 80 km/jam
     90 m untuk kecepatan 90 km/jam

    37. Kecepatan Kendaraan
    A. Kendaraan di dalam kota
    1) Bis, max 55 km/jam
    2) Gerobak, max 50 km/jam
    3) Gandengan, max 40 km/jam

    B. Kendaraan di luar kota
    1) Bis dan Gerobak, max 70 km/jam
    2) Gandengan, max 50 km/jam

    C. Kendaraan di dalam kota ramai
    1) Untuk ketiga jenis kendaraan, max 40 km/jam atau 25 km/jam

    D. Kendaraan di daerah khusus ibu kota
    1) Kecepatan max 60 km/jam, di jalur utama
    2) Kecepatan max 45 km/jam, di jalur ekonomi
    3) Kecepatan max 30 km/jam, di jalur lingkungan

    38. Golongan Kendaraan
    1. Golongan I = milik pemerintah dengan huruf angka putih diatas dasar merah
    2. Golongan II = milik pribadi dengan huruf angka putih diatas dasar hitam
    3. Golongan III = milik swasta/pemerintah disewakan kepada umum dengan huruf angka hitam diatas dasar kuning
    4. Golongan IV + = milik masa percobaan dengan huruf angka merah diatas dasar putih

    39. Parkir
    Ialah pemberhentian kendaraan selain dari pada untuk menurunkan / menaikan orang dengan segera atau pun untuk memuat / membongkar barang dengan segera

    40. Alat Bukti
    Alat bukti yang syah yang hanya di akui, diantaranya :
    1) Kesaksian
    2) Surat – Surat
    3) Penunjukan
    4) Pengakuan

    41. SIM (Surat Izin Mengemudi) ada 5 macam
    A. Penertian SIM
    SIM adalah tanda bukti bahwa pemegang telah memenuhi persyaratan yang di tuntut per undang – undangan

    B. Pembagian SIM
    1) SIM A untuk umur 17 tahun
    2) SIM B satu untuk umur 21 tahun,
    3) SIM B dua untuk umur 21 tahun
    4) SIM C untuk umur 16 tahun
    5) SIM D untuk umur 18 tahun

    C. Fungsi SIM
    1) SIM A, untuk kendaraan beroda 4 ukuran 2000 kg. ke bawah
    2) SIM B I, untuk kendaraan beroda 4 ukuran 2000 kg. ke bawah
    3) SIM B II, untuk kendaraan beroda 4 ukuran 2000 kg. ke bawah dan gandengan
    4) SIM C, untuk kendaraan beroda 4 ukuran 70 cc. ke atas

    D. Syarat mendapatkan SIM Internasional
    1) Memiliki SIM nasional yang masih berlaku untuk golongan yang di perlukan
    2) Menunjukan surat permohonan dengan 3 pas photo ukuran 4/6
    3) Membayar biaya administrasi yang sudah di tetapkan

    42. Arti rambu-rambu Lalu Lintas

    Salah satu alat dari alat pengaturan dan pengendalian lalu lintas untuk pemakai jalan agar pemakai jalan sampai ke tujuan dengan selamat.

    43. SAMSAT

    Kepanjangan SAMSAT yaitu Sistem Administrasi Manunggal di bawah Satu Atap. SAMSAT adalah suatu sistem kerjasama secara terpadu antara Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja (Persero) dalam pelayanan untuk menerbitkan STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang dikaitkan dengan pemasukan uang ke Kas Negara baik melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ), dan dilaksanakan pada satu kantor yang dinamakan Kantor Bersama Samsat.

    44. Arti Jalan

    Jalan adalah setiap jalan atau bentuk apapun yang terbuka untuk umum.

    45. Arti Kendaraan Bermotor

    Setiap yang digerakkan oleh peralatan tehnik yang ada pada kendaraan itu dan biasanya digunakan untuk pengangkutan barang ataupun orang.

    46. VER ( VISUM ET REVERTUM )
    A. Pengertian VER

    Ialah suatu laporan tertulis yang di buat atas sumpah untuk kepentingan ustisi,tentang apa yang dilihat dan di temukan pada korban oleh dokter sepanjang pengetahuan yang sebaik – baiknya.

    Yang membuatnya adalah Dokter Vorensik

    B. Maksud VER
    1) Mengganti barang bukti, sebab, waktu perkara di sidangkan, barang bukti telah berubah
    2) Luka menjadi sembuh
    3) Mayat membusuk dan hancur

    C. Tujuan VER
    1) Memberi kenyataan tentang barang bukti yang di peroleh
    2) Memberi kesimpulan berdasarkan sebab – sebabnya
    3) Bila kesimpulan itu diragukan oleh dokter, maka hakim dapat memeriksa kembali

    47. Furna Pks

    FURNA PKS adalah suatu organisasi PKS yang terdiri dari aktifis – aktifis PKS yang sudah keluar dari lingkungan pendidikan ( SLTP/SLTA )